Rabu, 05 Maret 2014

Pegawai Kanan ATM Ditahan Minum Arak


Minum Arak

Seorang pegawai kanan Angkatan Tentera Malaysia (ATM) berpangkat Leftenan Kolonel dan lima anggota lain-lain pangkat yang beragama Islam ditahan selepas disyaki meminum arak dalam serbuan berasingan yang dijalankan di dua pusat hiburan di Jalan Ipoh, awal pagi tadi.
Menurut Pegawai Perhubungan Awam Kanan Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (JAWI), Tuan Asmawi Tuan Umar berkata, “pegawai berkenaan ditahan kerana positif dalam ujian alkohol yang dijalankan keatasnya di lokasi tersebut.
“Ketika serbuan, pegawai berkenaan sedang asyik berhibur bersama dua perempuan berusia 20-an yang didakwa anak saudaranya. Bagaimanapun kedua-dua mereka (anak saudara) dibebaskan selepas disahkan negatif dalam ujian pengesanan alkohol,” katanya ketika dihubungi.
Asmawi berkata, ketika ditahan, lelaki berkenaan merayu minta dilepaskan kerana khuatir memberi kesan terhadap nama baik dan jawatannya.
“Pihak kami tidak sesekali berkompromi dalam kes seperti ini tidak kira siapa, sama ada tentera, orang biasa, atau orang kenamaan kerana sudah sedia maklum kelab-kelab malam tempat yang dilarang kepada umat Islam,” katanya.
Pegawai terbabit bersama lima anggotanya yang lain akan disiasat mengikut Seksyen 19 Akta Kesalahan Jenayah Syariah Wilayah Persekutuan 1997 kerana minum minuman yang memabukkan.
Sementara itu, tiga Pegawai Perhubungan Pelanggan (GRO) turut ditahan dalam serbuan yang sama kerana disyaki berlakuan kurang sopan di khalayak ramai.
Ketiga-tiga GRO itu akan disiasat mengikut Seksyen 29 Akta Kesalahan Jenayah Syariah (Wilayah-Wilayah Persekutuan) 1997. – MyNewsHub

ReadFull Article ..

Selasa, 04 Maret 2014

10 tips Cinta agar Awet dan Langgeng

jokes21.tk | 10 tips Cinta agar Awet dan Langgeng

1. Jujur
Bila ada yang tidak kita sukai dari doi, lebih baik jujur. Klo perlu obrolin saat kita dan dia sedang berdua-an saja. Ngga pa pa koq, agak sakit sedikit tapi enak belakangan hari. Seperti kita gk suka melihat klo doi terlalu baik, mau mengantarkan smua teman cewe-nya. Ya boleh dech, kita trus terang aja, daripada saling sindir ato berantem.

2. Be Yourself
Jadilah diri sendiri, paling baik. Gk perlu mengubah diri kita menjadi orang laen. Misalnya, kita biasa mengenakan baju casual, jangan lantas berubah pake tank top, rok mini hanya karena doi.

3. Tulus
Bila Ente mencintai dia, ya tulus aja.
Jangan berharap dia akan membalas dengan jumlah sama.
Bila sudah menolong dia, misalnya, jangan diungkit2 ato jadi perhitungan.

4. Terbuka
Ngga perlu boong soal teman2 Ente.
Terbuka aja, slama ini kita deket dengan siapa dan biasa menghabiskan waktu dimana. Selain doi jadi gak was2, Ente juga enak, gak perlu sembunyi2

5. Kata “Maaf”
Maaf memang ada batasnya.
Namun gak ada salahnya juga Ente slalu siapkan kata maaf.
Namanya juga manusia, pasti ada salah dan gak sempurna.
Kita sendirikan ngga “perfect”.

6. Kejutan
Jangan segan kita memberi kejutan buat si dia.
Misalnya, kita buatkan makanan kesukaannya ato bawakan sekotak coklat.
Mmmmmm … doi pasti tambah care sama Ente.

7. Care
Perhatian ! Pasti. Ngga perlu mengorbankan rupiah, tapi perhatian sekecil apapun berguna banget. Misalnya, doi sakit. Cek dech, sudah makan apa blom
Ato tengok sebentar aja, bagaimana dengan pelajaran dia yang tertinggal.

8. Dekat Keluarga
Awas ! Pacaran dengan doi, berarti kita juga wajib dekat dengan keluarganya
Minimal, Ente kenal dengan mereka. Sehingga, jika ada apa2, komunikasinya mudah. Entepun bisa mendapat dukungan dari mereka lho.

9. Ngga Posesif
Memang sich, gak enak klo ngeliat doi kita akrab dengan banyak orang.
Tapi gak perlu posesif, Ente slalu memantau dia ada dimana, bersama siapa, dan lagi ngapain. Wah, lama2 bete juga lho, diawasi seperti pesakitan.

10. Hargai Privacy
Meskipun kita dan doi terbuka, gak smua hal bisa dibicarakan berdua.
Hargai juga privacy dia. Apa yang perlu kita ketahui dan apa yang sebaiknya jangan kita campuri.


Sumber : http://blogs.fadliwae.web.id/?p=54
ReadFull Article ..

Senin, 03 Maret 2014

7 Gunung Tertinggi Di Indonesia

1. Pegunungan Jaya Wijaya /Punak Cartenzs (4.884m dpl)

Puncak gunung tertinggi di pulau ini adalah merupakan juga puncak tertinggi di Indonesia dan juga masuk kedalam salah satu Seven Summit di tujuh benua dunia, yaitu Cartenzs Pyramid dengan ketinggian 4.884 m dari permukaan laut,

puncak Carstenzs berada didalam kawasan pegunungan Jaya Wijaya pada posisi 04º03’48″LS 137º11’09″BT, yang merupakan gunung karang (limestone), dan terdapat hamparan salju abadi dibeberapa tempat di pegunungan ini. Gunung yang berada di provinsi Papua ini bisa diakses lewat rute normal dari
desa Ilaga.

puncak Cartensz Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania. Mengapa tidak di Asia? Karena puncak tertinggi di Asia sudah dipegang oleh Gunung Himalaya yang ada di perbatasan India dan Cina.

2. Gunung Kerinci (3.805 m dpl)

Gunung Kerinci (juga dieja “Kerintji”, dan dikenal sebagai Gunung Kerenci, Gadang, Berapi Kurinci, Korinci, atau Puncak Indrapura) adalah gunung tertinggi di Sumatra, dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua. Gunung Kerinci terletak di Bukit Barisan, dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang. Ia adalah fitur paling terkenal dari Taman Nasional Kerinci Seblat.

Gunung Kerinci merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia (3.805 m dpl). Gunung ini memiliki kawah berbentuk kerucut dengan dinding bagian atas berukuran 600 x 580 meter dan 120 x 100 meter untuk dinding bagian bawah. Kawah ini diisi oleh air dengan warna hijau kekuning-kuningan.

Pada ketinggian 3.805 m dpl menawarkan pemandangan ke empat penjuru mata angin yang sangat mengagumkan.
Kerinci masih aktif dan terakhir kali meletus pada tahun 1970.

3. Gunung Rinjani (3.726m dpl)

Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian Utara dengan ketinggian 3,726 m dpl, merupakan gunung berapi tertinggi ke dua di Indonesia. Bagi masyarakat Hindu mereka percaya di puncaknya merupakan tempat suci, tempat tinggal para Dewa. Pendakian ke gunung Rinjani dapat menjadi pengalaman tak terlupakan.

Pada ketinggian 2000 m di atas permukaan laut terdapat kaldera yang membentuk danau Segara Anak. Di tengah-tengah terdapat gunung Barujari yang masih aktif, tempat ini juga merupakan sumber mata air panas yang dipergunakan untuk berobat, sedangkan danau Segara Anak dapat dipergunakan sebagai tempat memancing.

4. Gunung Semeru (3.676m dpl)

Gunung Semeru (3.676m dpl) merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dan merupakan gunung berapi tertinggi ke-tiga di Indonesia. Gunung Semeru terletak di pegunungan Tengger dan bertetangga dengan Gunung Bromo.

Gunung ini menyuguhkan pemandangan yang sangat menarik bagi para pendaki, yaitu letusan vulkanis setiap 10 menit yang menyembur dari kawah Jonggring Saloko.

Selain itu dipertengahan jalur pendakian terdapat danau Ranu Kumbolo dengan luas sekitar 5 Ha menyiratkan kesan tersendiri bagi pendaki Semeru.

5. Gunung Jatimojong (3.430m dpl)

Puncak gunung tertinggi di pulau ini dipegang oleh pegunungan Latimojong dengan puncak tertingginya bernama Rante Mario memiliki ketinggian 3.430 m dari permukaan laut.

Pegunungan Latimojong ini berada di kabupaten Enrekang propinsi Sulawesi Selatan, pada koordinat 120°01’30″ BT – 03°23’01″ LS serta bukan merupakan gunung berapi. Akses rute normal pendakiannya berawal dari desa Karangaan

6. Gunung Binaiya (3.027m dpl)

Gunung Binaiya yang merupakan puncak tertinggi di kepualan Ambon ini berada tepatnya di pulau Seram. Berdiri dengan ketinggian 3027m dpl dan berada pada posisi geografis 3° 10′ LS dan 129° 28′ BT.
Selain itu gunung ini juga mempunyai dua puncak lainnya yang mempunyai ketiggian 3019m dpl dan 3011m dpl. Gunung yang jarang dijamah pendaki gunung ini mempunyai tantangan tersendiri yaitu dikarenakan kita akan dihadapkan pada titik awal pendakian mulai dari 0 m dpl.

Gunung ini berada dalam ruang lingkup Taman Nasional Manusela yang mempunyai luas 189.000 ha. Curah hujan cukup tinggi di taman nasional ini, rata-rata 2000 mm per tahunnya, dan musim penghujan terjadi pada bulan November hingga April dan musim kemarau pada bulan Mei hingga Oktober.

7. Gunung Bukit Raya (2.278m dpl)

Seharusnya puncak tertinggi di pulau ini adalah puncak gunung Kinabalu (4.095 m dpl), akan tetapi berhubung puncak tersebut berada di negeri jiran Malaysia, maka tidak termasuk kedalam kelompok tujuh puncak tertinggi di tujuh kepulauan atau pulau Indonesia.

Untuk itu puncak tertinggi di pulau Kalimantan dipegang oleh puncak Gunung Bukit Raya dengan ketinggian 2.278 meter dari permukaan laut. Gunung ini berada di perbatasan propinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan tengah.

puncak bukit raya terletak di Pegunungan Schwaner yang berada pada kawasan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya.

Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya merupakan Kawasan konservasi yang terletak di jantung Pulau Kalimantan. Kawasan ini memiliki peranan penting dalam Fungsi hidrologis sebagai catchment area bagi Daerah Aliran Sungai Melawi di Kalimantan Barat dan Daerah Aliaran Sungai Katingan di kalimantan Tengah. Kawasan hutan Bukit Baka-Bukit Raya Merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan tropika pengunungan yang mendominasi puncak-puncak pegunungan Schwaner


ReadFull Article ..

Minggu, 02 Maret 2014

Pedagang Bakso Masih Stok Daging Sapi dari Malaysia



NUNUKAN - Meski Pemerintah Kabupaten Nunukan gencar melakukan razia daging -daging asal Tawau, Malaysia, Pedagang bakso mengaku masih menstok daging dari negara tetangga.

Matsari, Pedagang bakso arema mengakui, selama ini ia mendapatkan daging sapi untuk bakso dengan memotong sendiri sapi. Namun jika tidak memotong sapi, ia harus mengambil daging dari Tawau.

"Kalau tidak ada dikirim dari Tawau," ujarnya.

Pemerintah melarang masuknya daging-daging asal Malaysia, karena daging itu disinyalir asal India yang mengandung penyakit mulut dan kuku (PMK).

Namun Matsari berkelit, daging asal Tawau yang dipesannya itu merupakan sapi Australia.

Ia sendiri tidak yakin dengan kesehatan daging kemasan yang dibelinya di Tawau. Bahkan ada ketakutan dari Matsari jika daging itu tidak sehat.

"Karena berhubung di sini tidak ada. Itu saja kadang-kadang motong kalau ada di sini," ujarnya.

Andi Nurjanah, seorang ibu rumah tangga mengaku membeli daging kemasan untuk dikonsumsi.

"Katanya dari Tawau. Dari sebelah," kata Nurjanah yang membeli daging itu di pasar-pasar di Nunukan.

Ia juga tidak tahu, kesehatan daging sapi beku tersebut. "Saya juga tidak yakin sehat atau tidak," ujarnya.

Karena ketidaktahuannya itu, ia merasa tak terbeban mengonsumsi daging itu.

"Kalau saya tahu, saya takut. Saya tidak tahu sehat atau tidak. Jadi kita konsumsi saja dagingnya," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disperindakop dan UMKM) Nunukan, Samuel Parrangan mengatakan, dari razia yang dilakukan pemerintah di pasar dan agen daging, tidak ditemukan lagi daging sapi asal Malaysia. Daging yang beradar itu merupakan sapi asal New Zealand yang dipasok para Pedagang dari Jawa dan Sulawesi.

Namun ia juga mengingatkan agar masyarakat menahan diri untuk tidak mengonsumsi daging sapi yang beredar di pasaran di Pulau Nunukan. Pasalnya, daging beku yang dijual para Pedagang merupakan daging sapi asal New Zealand, yang kesehatannya diragukan. Para Pedagang sendiri mengakui, tidak ada daging segar yang dijual di pasar.
ReadFull Article ..

Sabtu, 01 Maret 2014

Muncul dalam Festival Rodeo Badut Mirip Obama Dikecam

 13 OGOS 2013
 
 news.com.au/Facebook
Missouri - Seorang badut mirip Presiden Amerika Syarikat, Barack Obama tiba-tiba muncul dalam festival rodeo di Missouri.  Keberadaan badut ini berbuntut panjang kerana menuai kritikan banyak pihak dan dianggap tidak sopan.

Seperti dilansir news.com.au, Selasa (13/8/2013), badut yang mengenakan topeng wajah Obama ini tiba-tiba muncul di tengah gelanggang rodeo dan bertanya kepada para penonton apakah mereka ingin melihat Obama lari dikejar lembu. Ramai penonton yang antusias dengan kemunculan badut ini.

Perry Beam yang ada di antara penonton pada acara yang diadakan Sabtu (10/8) waktu setempat menuturkan, ramai orang yang berteriak dan bahkan beberapa terlihat menggila.

"Pada ketika itu, saya mulai merasa takut. Antusiasme orang-orang membuat takut," ujar Beam.

Kemudian lanjut Beam, seorang badut lainnya datang berlari mendekati badut yang mengenakan topeng wajah Obama tersebut. Dia berpura-pura menggelitiknya dan bermain-main dengan bibirnya.

Sekitar 15 minit menjelang pertunjukan utama, badut bertopeng tersebut pergi meninggalkan arena. "Mereka memanggil nama presiden, saya tidak tahu, mungkin sekitar 100 kali. Benar-benar memuakkan," tutur Beam.

Usai insiden tersebut, Beam pulang ke rumah dan memposting foto badut Obama tersebut di akaun Facebook-nya. Tak diduga, foto tersebut menyebar luas dan menuai beragam respons di media sosial.

Kritikan bahkan muncul dari kalangan Parti Demokrat dan juga Republik. Sejumlah anggota parlimen Demokrat yang berasal dari Missouri meminta agar seharusnya penyelenggara festival tersebut dikenai denda.

Menanggapi secara terpisah, pihak penyelenggara festival ini mengumumkan pelarangan badut dalam setiap acara yang akan diadakan nantinya. Mereka juga menyebut keberadaan badut tersebut merupakan aksi yang tidak bermoral dan tidak layak serta tidak sesuai dengan standard yang diberlakukan oleh penyelenggara festival.

Tidak disebutkan identiti badut mirip Obama tersebut.

 sumber:detikNews
ReadFull Article ..

Jumat, 28 Februari 2014

Berwisata Religi Di Bumi Wali

Bumi Wali adalah salah satu sebutan bagi Kabupaten Tuban – Jawa Timur. Pasalnya, di daerah ini banyak terdapat  Makam wali atau orang- orang yang dianggap berjasa dalam syiar agama Islam di Pulau Jawa.

Makam-makam itu seriap harinya didatangi oleh banyak pengunjung dari berbagai daerah. Berbagai keperluan menyertai kunjungan mereka kesana dari sekedar berwisata, wisata religi atau wisata dengan minat dan keperluan khusus.

Click : Nikmatnya Oleh-oleh Khas Tuban
 
Jenazah Utuh Dimakamkan 35 Tahun Di Tuban 


Berikut ini adalah beberapa destinasi wisata religi di Tuban :

1. Makam Sunan Bonang

Makam Sunan Bonang berada di Pusat Kota, tepatnya di belakang Masjid Agung Tuban.Seperti halnya tempat Wisata religi Walisongo lainnya, memasuki kawasan wisata Religi makam Sunan Bonang banyak terdapat Deretan Toko dan kios dengan beraneka barang dagangannya.

Pada bagian awal memasuki kawasan ini akan tampak tiruan Gapura berbentuk paduraksa. Jarak sekitar 100 meter selanjutnya ada gapura dengan satu pintu masuk di bagian tengah. Gapura itu cukup rendah sehingga untuk memasuki harus dengan agak menunduk.

Gapura yang berwana putih dengan hiasan tulisan arab di bagian atas dan Ukir-ukiran itu tingginya sekitar 2,5 meter dengan atap terbuat dari kayu dan berbentuk sirap. Melewati gapura ini sekitar 10 meter berikutnya ada lagi gapura berbentuk paduraksa dan dengan tinggi sekitar 5 meter.

Pada gapura yang pada beberapa bagiannya banyak ditumbuhi Lumut ini terdapat tiga pintu masuk. Pintu masuk di bagian tengah tampak lebih tinggi dibanding pintu masuk di sebelah kanan dan kirinya.

Sayangnya, keberadaan banyak lapak di sekitar gapura itu terasa cukup mengganggu pengunjung untuk menikmati keindahan bangunan gapura.Meja atau tenda-tenda lapak tampak menutupi bagian depan gapura sehingga praktis bangunan gapura ini tidak tampak bentuknya jika dilihat dari bagian depan. Bentuk bangunan gapura ini baru terlihat dari bagian belakangnya.

Pada beberapa bagian dinding gapura terdapat lubang-lubang berbentuk lingkaran yang mungkin dulunya merupakan tempat ditempelkannya beberapa keramik kuno.
 
Sign Up PAYZA For Free

Tapi entah karena faktor penjarahan atau yang lainnya, kini tak ada satupun keramik Kuno yang tersisa dan menempel pada dinding gapura itu. Melewati gapura ini terdapat masjid Astana Sunan Bonang dan kantor.


 Click : Tokokoo

Pada bagian utara masjid ini terdapat makam dengan beberapa batu nisannya yang berbentuk kuno. Di kanan dan kiri terdapat bangunan berpagar besi dan beratap kayu yang digunakan untuk menyimpan benda-benda Purbakala seperti nisan batu berukir, batu berbagai bentuk, lumpang batu dan sebagainya.

Sedangkan di bagian tengahnya tampak berdiri kokoh gapura paduraksa yang telah mengalami pemugaran pada beberapa tahun yang lalu. Gapura ini tampak lebih aman dari jarahan Tangan-tangan jahil. Di gapura masih banyak terdapat Hiasan keramik kuno yang menempel di dinding. Keramik-keramik berbentuk lingkaran itu berwarna putih, krem dan biru dengan hiasan tulisan Arab dan Motif  lainnya di bagian tengah dan tepinya.

Di belakang gapura ini terdapat Bangunan dinding yang disebut Gapura Kelir setinggi 1,5 meter dan panjang 4 meter dengan piring keramik kuno sebanyak 17 buah yang beraneka ukuran menempel pada dindingnya. 


Mudahnya Transaksi ONline Dengan IPAYMU 

Makam Sunan Bonang itu sendiri terletak sekitar 50 meter dari gapura ini dengan berada di antara banyak makam. Makam Sunan Bonang yang dikelilingi oleh makam beberapa kerabatnya itu berada pada bangunan yang berbentuk cungkup dengan Kemuncak ( hiasan puncak bangunan ) terbuat dari perunggu.

Atapnya juga berbentuk sirap yang terbuat dari Kayu yang cukup rendah. Pengunjung yang berziarah dan memasuki Ruangan makam Sunan Bonang ini dibatasi jumlahnya. Sedangkan pengunjung lainnya berziarah dan berdoa dengan duduk bersimpuh atau bersila di luar ruangan makam.

  

  Click : Tips dan Panduan Lengkap Cepat Hamil
  
Banyaknya pengunjung yang berziarah dan berwisata religi ke makam Sunan Bonang ini menjadikan rangkaian bacaan doa, tahlil dan Ayat-ayat suci Al Quran senantiasa mengalun seolah tiada hentinya dari makam sang Sunan.

Sunan Bonang dikenal bernama Raden Maulana Makdum Ibrahim dan diperkirakan lahir tahun 1465 dan wafat 1525. Merupakan putra Raden Rahmat atau lebih dikenal Sunan Ampel dalam pernikahannya dengan Nyai Ageng Manila. Dalam syiar islam di Nusantara, Sunan Bonang menggunakan pendekatan dengan tasawuf dan Sastra. 

Salah satunya dengan adanya suluk-suluk ( semacam puisi, tembang atau lagu ) ciptaan Sunan Bonang dengan bahasa prosa, yang berisikan tentang ajaran Islam. Kitab ini dinamakan Suluk Kangkung Sunan Bonang, dan kemungkinan berisikan ajaran-ajaran Sunan Bonang yang diberikan kepada murid-muridnya.


=====================================================================


Break Session :

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
 
Menambang Uang Melalui Facebook dan Blog
Bisnis Online Modal Rp 10 Ribu

Nuansa Keindahan Tiga Negara di Masjid Jin 
Menambang Rezeki Melalui Afiliasi Web Hosting 
Candi Yang Tak Selesai Jejak Kerajaan Singhasari 
Indahnya Gereja Kayu Tangan Yang Bergaya Gothic 
Tank Yang Legendaris Di Museum Brawijaya 

Misteri Masjid Jin Yang Indah dan Megah
Wisata Religi Ke Pura Di Jawa Timur  
Masjid Muhammad Cheng Hoo Yang Berhias Lampion 
Keunggulan Bergabung dan Menulis di Vlog - Vivanews   
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Museum Brawijaya
 
Jejak Kebesaran Sunan Giri Di Gresik
Mahkota Emas Kerajaan Dan Kesultanan Di Nusantara

Koleksi Benda Yang Menyeramkan Di Museum Kesehatan
Jejak Tragedi Gerbong Maut Di Malang
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog 

Tiga Mobil Kuno Yang Legendaris Di Jawa Timur
Candi Masa Kerajaan Majapahit Di Trowulan 
Untaian Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Letusan Di Gunung Bromo dan Gunung Kelud
Kelenteng Kuno Di Kota Jombang

Patung Budha Yang Indah dan Unik Di Jawa Timur 
Kelenteng Dengan Lukisan Kuno Yang Indah  
Jejak Budaya Masa Lampau Di Makam Sunan Bonang

Wanita Inspiratif Ala Putri Herlina Dan Lennes Imut-imut
Gereja Yang Indah Dan Unik Di Jawa Timur 
Bebatuan yang Indah Dan Bercahaya Di Lamongan
Monumen Pesawat Yang Legendaris Di Jawa Timur
Sensasi Memetik Teh Di Kebun Teh Kertowono
Kisah Batu Kodok Di Lamongan 
Nasi Boran Yang Khas Dan Nikmat Di Lamongan


Patung Gajah Mungkur Yang Unik Di Gresik
Kisah Batu Gajah Yang Unik Di Tuban
Jejak Nostalgia Wisata Museum Di Surabaya 
Menyapa Monyet Liar Di Pemandian Bektiharjo 
Indahnya Kesenian Kuda Di Jawa Timur 

Pelabuhan Kuno Yang Legendaris Di Tuban 
Merenda Kenangan Di Pantai Pasir Putih Situbondo
Budaya Minum Tuak Di Bumi Ronggolawe
Merajut Kenangan Indah Di Malioboro Yogyakarta
Busana Kerancang Betawi Yang Indah Dan Menawan 

Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk

Uniknya Memancing Di Ranu Grati Pasuruan 
Sejuta Kisah Menarik Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Jejak Perjuangan Bangsa Di Museum Benteng Vredeburg  
Koleksi Wayang Kulit Di Museum Santet

Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio

Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 

Eksotisme Tradisi dan Budaya Dalam Pengantin Betawi
Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga
 
Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 
Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro 
 
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Koleksi Tengkorak Manusia Di Museum Santet
Sumur Gemuling Yang Keramat Di Makam Sunan Bejagung

Misteri Jutaan Ikan Keramat Di Gua Ngerong 
Jejak Budaya Kerajaan Majapahit Di Candi Jabung
Aksi Premanisme Di Air Terjun Madakaripura 
Ondel-ondel Betawi Yang Unik dan Artistik
Oleh-oleh Dendeng Tokek Dari Probolinggo

Ancaman Maut Di Anak Gunung Kelud 
Jejak Vandalisme Makam Belanda Di Surabaya
Spa Alami Di Wisata Gunung Kelud 
Penampakan Hantu Di Petilasan Gembul
Kelenteng Boo Hway Bio Yang Indah Di Mojoagung

Misteri Gedung Singa Di Kota Surabaya
Nuansa Menegangkan Di Terowongan Gunung Kelud
Tauwa, Kuliner Peranakan Tionghoa Di Nusantara
Sayembara Unik Mengangkat Mesin Ketik Kuno
Sejuta Kekaguman Di Wisata Gunung Kelud

Mobil Mercedes Benz Kuno Peninggalan Bung Karno 
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Nostalgia Bung Karno Dengan Tokoh-tokoh Dunia
Gereja Batu Yang Unik Di Puhsarang Kediri
Patung Budha Sedang Tidur Di Mojokerto

Nostalgia Bung Karno dengan Tokoh Populer Dunia
Relief yang Erotis Di Candi Penataran
Kelenteng Hok Liong Kiong Yang Indah Di Jombang
Patung Makco Thian Shang Sen Mu Di Kediri 
Masjid Cheng Ho Yang Indah Unik Di Surabaya 
 
Gadis di Tuban  Penarik Truck Dengan Menggunakan Rambut dan Gigi
Kerangka Gajah Purba Di Lamongan
Wisata Religi Di Makam Sunan Giri
Nasi Krawu Yang Nikmat dan Khas Gresik
Kue Pudak yang Nikmat dan Khas Gresik
 

Gedung Setan Yang Terkenal Di Surabaya
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Fenomenal
Indahnya Panorama Senja Di Pantai Kartini 
Pasar Tradisional Di Ranuyoso Yang Eksotis 
Kelenteng Sumber  Naga Di Kota Probolinggo  

Nenek Penghuni Hutan Pinus Di Banyuwangi 
Bunker Peninggalan Belanda Di Surabaya
Wisata Guci Alit Yang Indah Di Lumajang  
Pura Luhur Poten Di Lautan Pasir Gunung Bromo
Gunung Bromo Yang Indah Dan Mengesankan
Lokomotif Kuno Di Museum Probolinggo
 
Tips Optimal Memperoleh Rezeki Di Blog
Tips Optimal Dalam Bergabung Dengan Program Afiliasi 

Tips Mencari  Dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #2
Tips Mencari dan Mendapatkan Pemasang Iklan Di Blog #3 
Tips Jitu Untuk Meningkatkan Traffic Situs atau Blog

================================================================

2. Makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi 

Selain makam Sunan Bonang , di daerah  juga terdapat makam wali penyebar  agama Islam yang lainnya yaitu Makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi.
Makam yang juga banyak didatangi oleh para peziarah ini berada di Desa Gesikharjo Kecamatan Palang, sekitar 10 km arah timur dari pusat kota. Lokasinya sekitar 100 meter kea rah selatan dari Jalan Raya Pantura yang berada di tepi Laut Jawa menuju kea rah Lamongan.

Dari tepi jalan raya itu tampak gerbang kawasan wisata Religi Makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi. Makam itu berwarna hijau dan kuning yang cerah dan mencolok. Pada bagian dinding gerbang itu terdapat  berebrapa hiasan dan ornament.

Yang menarik, di gerbang itu tertulis ajaran dari Sang Sunan yaitu  Sabar  , Neriman ( Menerima ) , Ngalah ( Mengalah ) , Loman ( Suka memberi ) , Akas ( Giat ) dan Temen ( bersungguh-sungguh ).

Berikutnya juga terdapat gerbang yang bentuk dan warnanya hampir sama dengan gerbang yang pertama. Tak jauh dari gerbang yang kedua ini terdapat masjid Sang Sunan yang cukup besar dan megah. Masjid itu sudah mengalami pembangunan sehingga sudah tidak terlihat bangunan aslinya.
Di sebelah selatan masjid terdapat gapura paduraksa. Sedangkan di sebelah barat atau tepat di belakang masjid terdapat makam Sunan Ibrahim Asmaraqondi. Makam ini tampak cukup megah dengan cungkup yang terbuat dari kayu jati pilihan.

3. Makam Sunan Bejagung


BEJAGUNG adalah nama sebuah Desa di kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban – Jawa Timur. Sekitar 5 km arah selatan dari Pusat kota Tuban.Entah ada keistimewaan apa dengan daerah ini karena disana banyak terdapat Makam para ulama dan aulia penyebar syiar agama Islam yang dikeramatkan oleh Warga setempat. Makam-makam itu semuanya dalam bentuk Kunodengan memancarkan nuansa sakral dan mistisnya.


Salah satunya adalah Makam Sunan Bejagung. Makam Sunan Bejagung ini sendiri ada dua yaitu makam Sunan Bejagung Lor ( Utara ) dan makam Sunan Bejagung Kidul ( Selatan ) yang masing-masing dipisahkan oleh ruas jalan Kampung.

Entah apa pula sebabnya di desa ini bisa terdapat dua makam Sunan Bejagung. Diantara dua makam Sunan Bejagung itu, makam Sunan Bejagung Lor lebih populer  dengan dikunjungi  para peziarah dan pegiat Wisata Religi.


Cukup mudah untuk menuju ke makam Sunan Bejagung ini karena lokasinya yang tak jauh dari jalan raya Semanding dan berada di depan pemakaman Ningrat Tjitrosoman . Dari jalan raya ini sudah tampak gapura atau Gerbang  di jalan  kampung menuju kompleks makam Sunan Bejagung Lor.

Memasuki kompleks makam Sunan Bejagung Lor ini terdapat gapura Supit Urang ( Capit Udang ) dengan bentuknya yang khas. Di bagian atas gapura terdapat tulisan angka tahun 1826 dan tulisan dalam huruf Arab.

 Setelah itu terdapat masjid Sunan Bejagung yang sudah dipugar dan direnovasi.Tak jauh dari masjid ini di bagian selatannya terdapat  bangunan pendapa  yang sudah  repesentatif dan berlantai keramik untuk tempat berkumpul para jamaah masjid atau peziarah. Di belakang pendapa ini  terdapat gapura kecil dengan bentuknya yang kuno.

Di belakang dan sekitar gapura ini terdapat tumpukan batu bata merah yang disusun dengan formasi tertentu. Selain itu juga terdapat dua bangunan pendapa di kanan kirinya dengan  beratapkan daun rumbia dan berlantai pasir. Pendapa dengan arstitektur tradisional  ini juga berfungsi sebagai tempat berkumpul dan beristirahat para peziarah.

Melewati  bagian ini terdapat gapura lagi yang berbentuk cukup unik dan rendah. Bagi peziarah yang berpostur tubuh yang jangkung tentu harus dengan merunduk  ketika melewatinya.

Di sekitar gapura ini terdapat pepohonan yang besar dan rindang yang seolah semakin menambah nuansa sakral dan magis kawasan ini.Ada juga sebuah sumur  tua yang disebut Sumur Gemuling karena untuk menimba airnya dengan dasar sumur yang sangat dalam sekitar 40 meter harus dengan menggulingkan roda kayu yang sudah dilengkapi dengan tali dan timba.

 
Air dari sumur ini dipercaya oleh warga setempat dan peziarah berkhasiat bisa menyembuhkan berragam jenis penyakit, utamanya penyakit kulit. Karena itu banyak warga yang menggunakan air sumur itu  untuk berbagai keperluan.


Bahkan pada hari-hari tertentu ada juga warga yang mengadakan selamatan dengan menggelar  tikar di sekitar sumur tua yang selalu ditutup rapat bila sedang tidak digunakan  ini. Untuk mengambil air sumur itu ada petugas yang mengambilkannya.  Mereka yang berminat dengan air itu cukup mengisi kotak amalnya saja sebagai ganti jasa menimba.


Melewati gapura ini terdapat beberapa gentong berisi air. Banyak peziarah  yang mengambil  dan langsung meminum air  mentah dalam gentong itu.Di sekitarnya terdapat pemakaman warga dengan beberapa makam kuno yang diberi cungkup dan batu nisannya berselubung kain kafan.
 
Sedangkan di bagian tengah terdapat gapura yang kecil dan rendah yang terbuat dari batu bata yang disemen. Sekitar 10 meter berikutnya terdapat gapura berbentuk Paduraksa seperti yang biasa terdapat di makam Walisongo.


Sekitar 10 meter di belakangnya juga terdapat  gapura lagi dengan terbuat dari kayu dan berhiaskan ukiran pada beberapa bagiannya.

Setelah melewati beberapa gapura yang di kanan kirinya terdapat banyak makam dengan batu nisannya itu barulah sampai di makam Sunan Bejagung Lor yang bentuk cungkup makamnya cukup modern seperti bangunan rumah biasa yang sekilas tak menampakkan nuansa sakral dan mistisnya.

Nuansa sakral dan mistis itu justru terasa dari adanya makam-makam kuno  dengan batu nisan yang berselubung kain kafan di sekitarnya. Di antara makam-makam kuno itulah peziarah memanjatkan doa dan bacaan kitab Al Quran  . 

Makam Sunan Bejagung Lor itu berada dalam ruangan  dengan pintu yang  biasanya tertutup  rapat. Makam ini memiliki panjang sekitar 3 meter dengan bercat warna emas dan berselubung kain beludru berwarna kuning.

Batu nisannya berselubung kain beludru berwarna hitam dengan hiasan tulisan Arab. Tumpukan bunga setaman dari peziarah terlihat di nampan yang berada di sekitarnya.

Menurut sejarahnya, Sunan Bejagung Lor merupakan aulia penyebar agama Islam yang berasal dari Palembang dan bernama Muhdin Asy’ari. Wara setempat biasa menyebutnya dengan nama Mbah Modin Ashari.
 

Aulia ini begitu merakyat dengan segala kisah dan karomahnya. Bahkan karena kekeramatan dan kesakralannya, di makam Sunan Bejagung ini sering digunakan sebagai lokasi ritual Sumpah Pocong sebagai solusi penyelesaian  terakhir bagi  warga yang bersengketa.

 

Ritual sumpah pocong itu biasanya dilakukan di dalam masjid Sunan Bejagung dengan  dipimpin oleh ulama setempat dengan membacakan sumpah dan doa bagi mereka yang bersengketa. Konon, ritual ini juga dilakukan dengan memercikkan air yang diambil dari sumur Gemuling.
 
Bagi mereka yang berdusta atau memberi keterangan dan kesaksian palsu bisa dipastikan segera mendapatkan musibah bila mereka berani melakukan ritual sumpah Pocong ini.
  
ReadFull Article ..